Awas, Makanan Lezat Ini Bisa Mematikan. Cek Sebabnya

Awas, Makanan Lezat Ini Bisa Mematikan. Cek Sebabnya

Makanan lezat selalu menggugah selera. Namun waspadalah, siapa tahu makanan yang Anda santap sangat beracun.

Tanpa disadari, beberapa makanan juga dapat membahayakan nyawa hingga dapat berujung kematian. Meski tampaknya biasa saja, berikut delapan makanan paling berbahaya di bumi beserta alasannya, melansir Active Beat.

Sannakji Sannakji adalah hidangan tradisional asal Korea Selatan yang terbuat dari bayi gurita mentah yang dimakan langsung. Mungkin terdengar biasa saja sampai Anda mempertimbangkan masing-masing tentakel yang menggeliat dilapisi cangkir isap mini yang dapat menempel erat saat Anda tersedak dalam perjalanan dari mulut ke sistem pencernaan, kecuali jika mengunyahnya dengan saksama.

Kacang mete mentah Anda perlu waspada terhadap kacang mete mentah yang belum diolah dengan baik. Pasalnya, kacang mete mentah mengandung bahan kimia yang disebut urushiol, yang menyebabkan poison ivy atau poison oak, menimbulkan rasa gatal, ruam, dan tidak nyaman. Ini juga dapat berakibat fatal jika dikonsumi dalam jumlah yang banyak.

Kerang darah Kerang darah adalah makanan lezat yang relatif langka. Namun moluska bivalvia ini berada di lingkungan laut dengan tingkat oksigen yang sangat rendah. Artinya, mereka menyaring bersama air dan nutrisi, virus, dan bakteri tingkat tinggi, seperti disentri, hepatitis A, dan tifus, yang bila tertelan dapat menyebabkan wabah dan penyakit ekstrem.

Singkong Meskipun umbi yang berasal dari Amerika Selatan ini terasa lezat, jika berani memakan daun dan akar mentah akan berakhir dengan kasus keracunan sianida yang mematikan. Ini karena enzim yang disebut linamarase, yang ketika dipancarkan mengubah sayuran tropis menjadi zat yang mematikan.

Pala Rempah-rempah asli Indonesia, tepatnya dari kepulauan Banda, ini pernah digunakan sebagai psychedelic trip (mirip dengan LSD). Tetapi, terlalu banyak efek halusinogen biji pohon (0,2 ons atau lebih) dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang parah, mual, muntah, diare eksplosif, serta kejang-kejang yang berbahaya, aritmia jantung, dan psikosis pala. Ini juga dapat menyebabkan pikiran untuk bunuh diri, hanya dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah dikonsumsi.

Ikan tuna Sekaleng atau filet ikan tuna Pasifik mungkin tidak akan membahayakan orang kebanyakan. Tetapi kita semua sadar akan bahaya merkuri yang terkait dengan ikan tersebut. Faktanya, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memperingatkan anak-anak dan ibu hamil untuk tidak mengonsumsinya karena kadar merkuri yang tinggi dapat menyebabkan kelainan bentuk janin, gangguan perkembangan otak, hingga kematian. Sementara itu, masyarakat umum harus membatasi asupan sekali sebulan pada tuna Pasifik karena ikan yang tercemar merkuri dapat diserap oleh ginjal, berjalan ke otak, dan menyebabkan kegilaan akibat merkuri. Jika ingin mengonsumsi tuna, disarankan untuk membeli yang telah diuji kadar merkurinya.

Fugu Ikan yang juga dikenal sebagai ikan buntal ini dapat melumpuhkan dan berakibat fatal bagi manusia jika tidak disajikan dengan hati-hati. Koki harus menghilangkan semua jejak organ internal sepenuhnya untuk membersihkan ikan dari tetrodotoksin yang mematikan, zat yang 1.200 kali lebih fatal daripada sianida.

Hákarl Hákarl merupakan makanan yang berasal dari hiu Greenland yang telah difermentasi dan diproses selama enam bulan. Mengapa sangat lama? Spesies hiu ini tidak memiliki saluran kemih dan itu berarti semua limbah beracun dan bahan kimia tetap tertanam di dalam daging hiu. Oleh karena itu, harus melalui proses yang lama agar aman untuk dikonsumsi.

MarijaHal terindah dari persahabatan adalah memahami dan dipahami, tanpa pernah memaksa dan ingin menang sendiri.

Posting Komentar untuk "Awas, Makanan Lezat Ini Bisa Mematikan. Cek Sebabnya"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *