Pesona Halfeti di Turki, Kota Kuno Indah yang Sempat Tenggelam

Pesona Halfeti di Turki, Kota Kuno Indah yang Sempat Tenggelam

Turki merupakan salah satu negara favorit tujuan wisata luar negeri masyarakat Indonesia. Negara itu memiliki pesona kekhasan budaya dan sejarah yang menarik dan berharga.

Salah satunya adalah Halfeti di Provinsi Sanliurfa. Kawasan itu menawarkan pengalaman sempurna untuk menikmati teriknya musim panas di tenggara Turki.

Hal menarik di Halfeti adalah kota ini dulunya sempat tenggelam atau terendam karena sebuah proyek bendungan. Sisa-sisa kota tua masih bisa dilihat di bawah air yang bening.

Sebagian besar Halfeti tenggelam di bawah air karena Bendungan Birecik yang membanjiri daerah itu pada 1990-an sehingga sebuah kota baru kemudian dibangun sekitar 15 kilometer jauhnya. Kini permukiman di sana dibagi menjadi Halfeti Baru dan Lama.

Sisa-sisa Old Halfeti yang tenggelam di dalam sungai telah menarik pengunjung yang mengagumi pemandangan yang dapat dibandingkan dengan museum bawah laut. Kota itu dibangun pada 855 sebelum Masehi oleh Raja Asyur Shalmaneser II.

Sejak itu, kota itu menyaksikan banyak peradaban termasuk Sassania, Arab, Umayyah dan Abbasiyah yang memerintah wilayah tersebut. Pada abad ke-11, Dinasti Seljuk mengambil alih Halfeti dan pada abad ke-16 menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman.

Halfeti dapat dicapai dengan menyewa salah satu perahu kecil di sepanjang pantai. Selama perjalanan di atas perahu, para pelancong dapat menyaksikan pemandangan rumah batu yang semi-tenggelam, pohon, menara dan monumen bersejarah seperti kastil dan istana tua yang benar-benar menakjubkan.

Menara setengah cekung Savasan Koy adalah salah satu yang paling ikonis dari Halfeti. Ada juga jembatan gantung sepanjang 135 meter di atas Bendungan Halfeti yang memiliki pemandangan menarik. Di kota itu juga ada Rumkale, sebuah benteng kuno yang dibangun oleh Asyur dan kemudian digunakan oleh panglima perang Bizantium dan Armenia selama Abad Pertengahan.

Selain nilai sejarah dan arsitekturnya, Halfeti terkenal dengan bunga mawar hitamnya. Mawar yang sangat langka ini muncul dalam jumlah kecil di musim panas dan hanya di Halfeti karena kondisi tanah yang unik di daerah tersebut dan tingkat pH air tanah yang berasal dari Sungai Efrat. Mawar pertama kali muncul berwarna merah tua di musim semi, namun berubah menjadi hitam ketika musim panas tiba dan sekarang hampir punah karena tenggelamnya Halfeti tua Turki.

MarijaHal terindah dari persahabatan adalah memahami dan dipahami, tanpa pernah memaksa dan ingin menang sendiri.

Posting Komentar untuk "Pesona Halfeti di Turki, Kota Kuno Indah yang Sempat Tenggelam"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *